Lepas

Kutatap matanya yang menghitam…

Menyandarkan diri ke dadanya yang bidang…

Kamu berpagut dalam heningnya malam, menyusuri setiap titik sela tubuh…

Kupeluk erat laki-laki itu, membiarkannya menciumi tubuhku..

Tubuhku tergetar, terasa ada gelora di dada…

Selangkanganku mulai basah, tak mampu lagi menahan diri…

Tangannya yang kokoh mulai menyusuri setiap lekuk tubuhku, bermain dengan lembut dan liar…

Lidahnya membuatku melayang…

Bibirnya mulai bergerilya, dari leher ke dada berusaha mencari putiknya…

Tanpa kusadari dia sudah mencapai selangkanganku…

Saya tak tahan lagi, kubalas menggenggam dan memainkan bagian tubuh diantara pahanya…

Dia menghujam, saya menahan teriakan…

Kami berpacu dalam pergulatan, mencoba saling memuaskan…

Setiap tetes keringat menandakan kenikmatan… Punggungku bergetar…, tubuhku mengejang…, mataku terpejam…

Dia memeluk tubuhku dengan kuat, kutatap lekat matanya yang mulai terpejam…

Ini tak kan menjadi malam terakhir…, meski dia bukan milikku…

Sayalah sang pelacur…

Kubiarkan diriku jatuh ke setiap lelaki, lelaki yang menginginkan tubuhku…

Saya tak peduli meski mereka tak akan jadi milikku, selama diriku puas…

by Night


About this entry