Hasrat

By: Lembayung

Hey, kemari…

Kuberi tahu kau sesuatu…

Bunga itu indah sekali

Bukan karena mahkotanya besar

Bukan karena warnanya menarik

Bukan pula karena baunya wangi semerbak

Bunga itu indah sekali

Karena mahkotanya kecil

Karena warnanya redup

Karena aromanya halus

Hey, kemari…

Kuberi tahu kau sesuatu…

Kemarin sore bunga itu sudah indah

Dan sore ini pun masih demikian

Kuharap esok sore akan tetap indah

Esok sore dan sore-sore sesudahnya

Hey, kemari…

Kuberi tahu kau sesuatu…

Perkawinan warna redup bunga itu

Dan warna megah hari sore

Membuatku semakin berdebar

Semakin berkurang suplai oksigen

Semakin tak mau melepas pandangan

Semakin takut menyentuh

Hey, kemari…

Kuberi tahu kau sesuatu…

Bisakah kau bantu aku?

Bagaimana caranya aku bisa memilikinya

Bunga yang mahkotanya kecil itu

Bunga yang warnanya redup itu

Bunga yang baunya halus itu

Bagaimana caranya aku bisa memilikinya

Tanpa menyentuhnya

Tanpa memilinnya

Tanpa memotongnya

Hey, kemari…

Kuberi tahu kau sesuatu…

Beginikah rasanya hasrat?


About this entry