Bagaimana Menyatakan Cinta?

By: Lembayung

Ada banyak cara untuk menyatakan cinta. Rumus yang baku, jelas tidak ada. Karena banyak sekali faktor yang mempengaruhi kenikmatan dan kemantapan rasa dalam memasak sebentuk cinta. Tipikal orang, ekspektasi, lingkungan, behaviour, tingkat pendidikan dan masih banyak lagi faktor yang membuat pernyataan cinta bisa menjadi berbagai macam bumbu dan cara memasak untuk mendapatkan masakan yang sama. Unik. Satu jenis masakan yang sama, bisa dimasak dengan berbagai macam variasi bumbu, dan berbagai macam teknik memasak.

Generasi tua dulu, tak perlu banyak pernyataan cinta. Langsung orang tua datang melamar, lalu terciptalah kata itu “tresna jalaran saka kulina”. Tak ada pacar-pacaran, tak ada wakuncar, tak ada dua-dua-an yang nenek bilang itu berbahaya. Tidak ada gerakan bawah tanah, gerilya, bahkan tidak mengenal back street. Setidaknya itu cerita nenek saya.

Sebelum ada handphone, cara menyatakan cinta adalah dengan menggunakan selembar surat warna merah jambu yang wangi. Bahkan saking wanginya kadangkala malah membuat yang membaca pusing, mabuk aroma. Ujung-ujungnya malah jadi malas menyelesaikan membaca. Padahal inti suratnya “Would you be my girlfriend? ” ada di kalimat terakhir pada paragraph paling akhir. Jaman sekarang entah masih berapa persen cara menyatakan cinta via surat seperti ini.

Perkembangan terakhir, menyatakan cinta lewat sms, telepon, atau pakai email. Perjalanan cinta yang seperti itu ternyata dicomblangi oleh teknologi. Teknologi yang ternyata lebih efektif dari pada biro jodoh, komunitas tertentu, atau bahkan perjodohan sepihak oleh orang tua.

Selain itu semua, ada cara yang tak lekang dimakan jaman, yaitu langsung menyatakan kepada yang bersangkutan sambil menatap matanya dalam-dalam. Baik jaman kakek-nenek sampai pada keponakan-keponakan saya yang masih kelas 1 SMP pun masih banyak yang mengadopsi cara itu. Tidak perlu banyak bantuan teknologi, dan bisa pula dilakukan se-ekonomis mungkin.

Tetapi ketika kita mencintai seseorang dan hanya menyimpan rahasia itu untuk diri kita sendiri, apakah orang yang kita cintai bisa tahu ya? Karena orang itu tahu atau tidak bukanlah suatu masalah yang penting, setidaknya kita sudah menghidupkan dan menghiasi ruang hati kita dengan perhiasan paling berkilau di dunia ini. Which is CINTA.


About this entry