Distorsi

By: The Dark Night – Blackest Night

 
Satu cerita…., di suatu era…..

Hakuin Ekaku (1685-1768) adalah seorang Biarawan Buddhist yang terkenal pada masanya di Jepang. Ada seorang pedagang yang terkesan dengan kebajikan Hakuin, dia suka memberi hadiah kepada biarawan tersebut. Satu saat, putri dari pedagang tersebut berzinah dengan seorang pembantu keluarga hingga melahirkan bayi. Pedagang tersebut marah besar dan menanyakan siapa ayah dari sang bayi, putrinya menjawab bahwa Hakuin adalah ayah dari sang bayi. Pedagang tersebut semakin marah dan membawa bayi tersebut kemudian melemparnya ke pangkuan Hakuin, namun Hakuin tidak berdebat dengan pedagang tersebut. Hakuin memelihara bayi tersebut seolah bayinya sendiri, orang lain menyangka itu bayinya dan menyebarkan gosip.

Kemanakah cerita ini? Bagaimana kelanjutan cerita? Sejarah selalu berjalan pada kebenaran, setiap penyimpangan yang terjadi, setiap persepsi yang terjadi, setiap pendapat yang terjadi, setiap pilihan…..

Kita sering mendengar bahwa kita dibentuk dari debu yang sama, diberi nafas yang sama, sama-sama dilahirkan, tapi bukankah kita tidak dilahirkan sama? Pengalaman kita bisa serupa dan mirip, tapi bukankah keunikan manusia berbeda? Ketika kita mendengar, bukankah kita mendengar apa yang ingin kita dengarkan? Ketika kita melihat, bukankah kita melihat apa yang ingin kita lihat? Bukankah kita juga mempercayai apa yang ingin kita percayai?

Malam yang gelap, semakin hitam, begitu banyak pertanyaan dalam benak, pertanyaan tersebut seolah tidak menginginkan jawaban….

Lho kok, ternyata sudah pagi, ya… maaf artikelnya pada posisi floating, dimohon kepada pembaca untuk mengakhiri sendiri cerita ini sesuai pilihan masing-masing.


About this entry